Showing posts with label buku di dapur. Show all posts
Showing posts with label buku di dapur. Show all posts

Tuesday, July 15, 2008

La Tahzan.... jangan bersedih


Aku yakini bahwa setiap makhluk hidup pernah mengalami masalah dalam hidupnya
dan sebagian besar, saat cobaan itu datang akan merasakan kesedihan melanda jiwanya...

La Tahzan...jangan bersedih.
Buku karangan Dr. 'Aidh al-Qarni setebal 567 halaman ini bagus banget isinya.
Bisa jadi penyemangat saat sedang dirundung kesedihan.
Tiap kata yang disusun menjadi kalimat, sangat indah dan menyejukkan batin....
ingin rasanya mengulang dan mengulang tiap kalimat yang telah selesai dibaca agar dapat merasuk ke dalam jiwa...
Jiwa, kalbu, nurani dan pikiran kita menjadi tercerahkan.

Berbeda dengan buku-buku self-help (like chicken soup... atau buku-buku semacamnya),
La Tahzan penuh dengan nuansa rabbani yang sangat menyejukkan hati tanpa mengesampingkan sisi-sisi duniawi. Kita seakan diajak untuk menatap dunia ini dengan pandangan yang seimbang. Kita diajak untuk idealis dengan tetap realistis sesuai kondisi zaman dimana kita berada.... menjadi duniawi dan ukhrawi sekaligus.

La Tahzan... jangan bersedih,
menunjukkan bagaimana kita harus meniti jalan kehidupan dan membangun kehidupan yang lebih bahagia... dengan penuh semangat tanpa dirisaukan oleh masa lalu yang telah lewat dan tidak dicemaskan oleh masa depan yang akan datang...

Terima kasih untuk Dr 'Aidh al-Qarni atas tulisannya yang sangat bermakna dan sangat bermanfaat...
and thanks to my nice daughter, Mayang... for this book (i love u dear...) disaat yang tepat..
semoga Allah membalaskan ilmu dan kebaikan yang telah diberikan... Amin.

Wednesday, April 30, 2008

LASKAR PELANGI


Laskar Pelangi.... hmmm ini novel yang menyita perhatian publik beberapa waktu belakangan ini. Sayang waktu sempat tampil di acaranya Kick Andy, aku ga nonton.... *penasaran*

Terakhir baca novel beberapa bulan yang lalu.... The Perfume nya Patrick Suskind yang berkisah tentang Grenouille, seorang manusia yang sangat tidak biasa karna mempunyai indra penciuman yang sangat luar biasa..... dan kisah horornya dimulai karna indranya yang luar biasa itu.
Hmm... seandainya indra penciuman yg luar biasa spt itu dimiliki oleh seorang foodblogger... kayak apa ya jadinya ??? *mengkhayal* yang jelas pasti heboooh... hehehe secara yg dicium bau masakan semua :D :D

Aah kok jadi ngelantur... kan tadi mo cerita tentang LASKAR PELANGI ???

IYa nih... novel LP ini bikin aku trenyuh dengan nasib anak2 Indonesia yang sangat sangat miskin dan tinggal di daerah terpencil tapi sebetulnya mempunyai otak Einstein. Duuuhh sayaaaaanng banget, Indonesia harus kehilangan berliannya dengan sangat sia2 karna sistem pendidikan kita yang kurang memperhatikan nasib mereka.

Novel ini juga menceritakan kejadian2 lucu yang bikin aku cengar cengir sendiri seperti saat kejadian pemilihan ketua kelas si Kucai yang banyak fans nya. Atau saat Mahar dan Flo membuka dan membaca surat wasiat dari si dukun Tuk Bayan Tula..... di bawah pohon Filicium dan disaksikan banyak orang..... hehehe, bakal geli deh ngebayangin ekspresi wajah mereka saat itu.

Romansa cinta pertama yang sangat indah diceritakan, jauh dari kesan vulgar seperti pada roman picisan pd umumnya. Bayangin aja.... cuma liat barisan kuku2 doang... bisa timbul cinta. Hmm... kl yg biasanya cinta diceritakan dari mata turun ke hati.... kalo yang ini mah, dari kuku masuk ke hati ..hehehe. Tapi bagus lho ceritanya walaupun berakhir dengan syahdu karna ..... baca aja sendiri yah, nti ga seru kalo udh diceritain disini.

Yang agak terpuaskan diakhir cerita adalah akhirnya tau nasib masing2 anggota Laskar Pelangi ini dan salut sekaligus penuh haru melihat perjuangan dan perubahan hidup mereka.... Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, Sahara, A Kiong, Kucai, Borek atau si Samson, Trapani, Harun dan Flo...

Buku yang sangat bagus dan membanggakan.... patut dibaca oleh siapapun. Suueerrr !!!!